Rabu, 16 Desember 2009

MANUSIA TERBUAT DARI DEBU LANGIT

...dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata)."ya Tuhan kami, tiadalah engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha suci engkau maka peliharalah kami dari siksa neraka. ( Ali Imran: 191).

Manusia adalah makhluk paling sempurna, yang dilengkapi anugrah luar biasa berupa pikiran dan akal untuk mendapatkan pelajaran. "Bacalah" ini kata awal dari wahyu pertama yang diturunkan Tuhan yang maha pencipta. Semua yang diciptakan Allah adalah ayat-Nya, ayat-ayat Allah dibagi menjadi dua yaitu, ayat Qauliyah (Al-Quran yang agung) dan ayat Kauniyah (Alam semesta). BACALAH ayat-ayat-Nya, renungkanlah, pikirkanlah dan bergeraklah dengan iman, amal dan Tauhid yang lurus untuk dapat memberikan penyadaran dan kesadaran terhadap diri berasal dan dari apa kita ini.

"...yang memulai penaciptaan manusia dari tanah...( as-Sajdah: 7 ).

Dari ayat diatas jelas manusia berasal dari tanah, kemudian bila ada pertanyaan unsur tanah itu berasal dari mana?akankah langsung kita jawab dari Allah? Apakah seprti itu cara kita memaknai " Kun fayakun" dan menganggap segala sesuatu terjadi tanpa adanya proses?

"Dan sesungguhnya telah kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantaranya dalam enam masa....(Qaf: 58 ).

Dari pemahaman ayat diatas dapat disimpulkan dalam tiap penciptaan ada sebuah proses dan tidak terjadi dengan tiba-tiba. Kemudin bagaimana dengan tanah yang merupakan asal penciptaan manusia, Apakah asal tanah itu dari bumi ini? Jika benar, kemudian bumi ini berasal dari mana? Allah menjelaskan dalam firman-Nya.

"Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu dahulu adalah satu yang padu kemudian kami pisahkan antara keduanya dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup.(Al-Anbiya: 30).

Kemudian dalam Surat Fussilat: 11. Allah Berfirman,
"Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap...

Dari kedua ayat tersebut menerangkan bahwa Bumi yang merupakan unsur pembentuk manusia dulunya terpadu dengan langit dan ayat brikutnya menjelaskan langit yang masih berupa "asap". Menurut para ahli tafsir yang dimaksud dengan asap itu adalah gumpalan gas dan partikel-partikel halus dalam bentuk padat atau cair dalam temperatur yang sangat tinggi. Jika awalnya berasal dari gas yang sngat panas, dari mana asal tanah yang ada dibumi ini? Allah menjawab dalam firman-Nya "..Dari air Kami jadikan sgala sesuatu yang hidup". Artinya tidak mungkin bumi yang masih berupa gas yang sangat panas sebagai unsur pembentuk manusia, dalam sekian masa bumi ini mengalami pendinginan oleh "air" dan partikel-partikel debu dari langit yang mengakibatkan bumi mengalami PENGEMBANGAN.

Hal ini juga dibuktikan dalam ilmu pengetahuan modrn, dimana terpisahnya langit dan bumi dinyatakan dengan teori BIG BANG (ledakan atau dentuman besar). Teori ini menyatakan "Alam semesta pada awalnya berasal dari satu wujud
Yang panas kemudian terpisahkan karena adanya ledakan besar yang disebut dengan Big Bang, kemudian secara keseluruhan akan mengembang dan mendingin. Menurut Edwin hubble pada tahun 1925 mengatakan"Bintang-bintang terus bergerak menjahui bumi, hal ini menandakan alam semesta terus-menerus mengalami pengembangan.
Dari ayat-ayat Qauliyah dan Kauniyah diatas menyimpulkan BAHWA Manusia berasal dari tanah dan unsur tanah berasal dari unsur langit. Wallohu alam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar